Health
Kamis, 02 Januari 2014 / Health
Vitamin E untuk Memperlambat Penuaan
Vitamin E mungkin memperlambat kemerosotan fungsi pada pasien penyakit Alzheimer (AD) dan mengurangi beban pemberi perawatan, kata satu studi AS.
Penelitian terdahulu telah mendapati bahwa alpha tocopherol, vitamin E pelarut lemak dan antioksidan, memperlambat perkembangan penyakit pada pasien penyakit Alzheimer cukup parah.
Para peneliti dari Minneapolis VA Health Care System dan Icahn School of Medicine di Mount Sinai mengkaji keefektifan dan keamanan vitamin E, obat yang bernama memantine, dan kombinasi pada perawatan kemerosotan fungsi pada pasien penyakit AD dengan tingkat ringan sampai sedang.
Pasien itu juga diberikan obat antidementia yang dikenal dengan sebagai penghambat acetylcholinesterase.
Percobaan tersebut melibatkan 613 pasien di 14 pusat medis Veteran Affairs. Pesertanya menerima dosis harian 2.000 IU vitamin E (2g), dosis harian 20mg memantine, kombinasi, atau pengganti.
Para peneliti itu mendapati bahwa vitamin E menunda perkembangan kemerosotan fungsi sampai 19 persen per tahun, sama dengan manfaat 6,2-bulan melebihi placebo, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam. Baik memantine ataupun komibiasi vitamin E dan memantine tak memperlihatkan manfaat klinis dalam percobaan itu.
Selain itu, waktu pemberi perawatan dikurangi sampai dua jam per hari di kelompok vitamin E.
Para peneliti tersebut tak mendapati peningkatan mencolok angka kematian pada kelompok vitamin E. Angka kematian per tahun adalah 7,3 persen pada kelompok alphan tocopherol sedangkan pada kelompok placebo jumlahnya adalah 9,4 persen.
Temuan tersebut berharga sebab vitamin E mudah didapatkan di toko obat lokal dan harganya juga tidak mahal, kata para peneliti itu. Mereka menyarankan vitamin E sebagai satu strategi pengobatan, berdasarkan percobaan secara acak yang terkendali.
"Studi ini adalah yang pertama yang memperlihatkan manfaat tambahan bagi vitamin E pada penderita penyakit ringan sampai sedang," kata Profesor Kenneth Davis, Kepala Pelaksana dan Presiden Mount Sinai Health System, di dalam satu pernyataan.
"Karena sekarang kami memiliki uji klinik kuat yang memperlihatkan vitamin E memperlambat kemerosotan fungsi dan mengurangi beban pemberi perawatan, vitamin E mesti ditawarkan kepada pasien penyakit Alzheimers ringan sampai sedang.
Temuan tersebut disiarkan di Journal of the American Medical Association.
Senin, 30 Desember 2013 / Health
Gizi dan Vitamin yang Diperlukan Bayi Usia 0-6 Bulan
Zat gizi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Nah para ibu sudahkah gizi anak Anda tercukupi?
Menurut Sekertaris Unit Kerja Koordinasi Nutrisi dan Penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Sri Sudaryati Nasar, Sp.A (K) penting untuk para ibu memahami manfaat zat gizi untuk anak. "Zat gizi sangat penting untuk tumbuh kembang mereka, para ibu perlu paham benar tentang gizi seimbang untuk mereka . Hal itu untuk mencegah terjadinya malnutrisi atau kekurangan gizi," katanya.
Berikut ini zat gizi yang diperlukan untuk anak, yaitu :
1. Energi
Untuk menunjang keselutuhan proses pertumbuhan dan perkembangan otak. Usia 1 sampai 6 bulan kebuuhan energi meningkat sesuai dengan berat badan, kurang lebih 112 kkal perkilogeam berat badan.
Sampai usia dua tahun, keperluan energi per kilogram berat badan menurun, ini berlangsung selama masa anak-anak.
Kebutuhan energi pada usia 6 sampai 24 bulan adalah 950 kkal per hari.
2. Protein
Untuk membentuk sel-sel baru yang akan menunjang proses pertumbuhan seluruh organ tubuh, juga pertumbuhan dan perkembangan otak anak.
Kebutuhan protein pada usia 6 sampai 24 bulan adalah 20 gram.
3. Lemak
Berperan penting dalam proses tumbuh kembang sel-sel saraf otak untuk kecerdasan anak. Lemak yang diperlukan yaitu asam lemak esensial (asam linoleat atau omega 6, asam linolenat atau omega 3) dan asam lemak non esensial (asam oleat atau omega 9, EPA, DHA, AA.
4. Vitamin A
Untuk menjaga kesehatan mata, menjaga kelembutan kulit dan pertumbuhan optimal anak.
5. Vitamin C
Untuk pembentukan kolagen (tulang rawan), meningkatkan daya tahan tubuh dan penyerapan kalsium yang diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat.
6. Yodium
Berperan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh sehingga tidak mengalami hambatan seperti kerdil atau ukuran tubuh tidak berkembang. Selain itu juga berperan dalam proses metabolisme tubuh, mengubah karoten yang terdapat dalam makanan menjadi vitamin A.
7. Kalsium
Penting dalam pembentukan tulang dan gigi, kontraksi dalam otot, membantu penyerapan vitamin B12 (untuk mencegah anemia dan membantu sel darah merah).
8. Zinc atau Zat Seng
Tersebar di semua sel, jaringan dan organ tubuh. Diperlukan untuk pertumbuhan fungsi otak dan mempengaruhi respons tingkah laku dan emosi anak.
9. Zat Besi
Diperlukan untuk pertumbuhan fisik dan mempengaruhi penggunaan energi yang diperlukan tubuh, pembentukan sel darah yang membantu proses penyebaran zat gizi serta oksigen ke seluruh organ tubuh.
10. Asam Folat
Sangat penting pada masa pertumbuhan anak, memproduksi sel darah merah dan sel darah putih dalam sumsum tulang, berperan dalam pematangan sel darah merah dan mencegah anemia.
Sumber: Liputan6
Jumat, 20 Desember 2013 / Health
Turunkan berat badan dengan makan es
Anda yang sedang melakukan program penurunan berat badan, mungkin ini kabar gembira bagi Anda. Karena menurut ahli gizi, es Krim atau bahkan es batu dapat membantu menurunkan bobot tubuh Anda.
Seperti dilansir Boldsky, meskipun es krim tidak membantu Anda menurunkan berat badan dengan cepat, tetapi es krim memiliki dampak yang cukup besar pada penurunan berat badan Anda.
Menurut para ahli gizi, mengonsumsi es pada dasarnya akan membuat metabolisme Anda bekerja sedikit. Dengan panas tubuh manusia, seseorang akan mengeluarkan energi untuk mencairkan es dalam mulut.
"Anda dapat membakar kalori hanya dengan makan es krim atau es batu, meskipun tidak mungkin kehilangan berat badan dengan cepat," tulis para ahli.
Tapi jangan salah, yang dimaksud es krim juga ternyata yang tidak disertai dressing, dalam hal ini seperti kacang-kacangan dan lainnya yang menyertai es krim.
"Jika Anda ingin membakar kalori dengan es, alangkah baiknya Anda makan es krim polos tanpa kacang atau makan es batu. Disamping itu, Anda juga tetap harus membatasi asupan harian kalori dan jumlah energi yang Anda bakar setiap hari. Jika Anda menjaga keseimbangan antara keduanya, maka penurunan berat badan menjadi tugas yang mudah," jelas ahli.
Minggu, 08 Desember 2013 / Health
Mulai berkeringatlah untuk berpikir lebih kreatif
Kebanyakan orang menjadikan keinginan untuk lebih langsing sebagai motivasi berolahraga. Namun, studi baru yang dipublikasi dalam jurnal Frontiers in Human Neurosciencemenunjukkan, kegiatan penghasil keringat yang satu ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas.
Para peneliti asal Belanda menemukan, orang yang rutin berolahraga cenderung lebih baik dalam menghasilkan pemikiran kreatif. Menurut mereka, aktivitas fisik meningkatkan kemampuan orang untuk berpikir lebih fleksibel.
Kendati demikian, para peneliti menegaskan, dampak seperti itu baru bisa dirasakan pada mereka yang berolahraga secara rutin. Ketua penelitian Lorenza Colzato dari Leiden University, Belanda, mengatakan, tim peneliti melakukan analisis terhadap dampak olahraga pada dua bagian utama dalam kreativitas, yaitu pemikiran divergen dan konvergen.
Pemikiran divergen merupakan pemikiran yang menghasilkan banyak solusi untuk menyelesaikan suatu masalah. Sementara itu, pemikiran konvergen dapat menghasilkan satu solusi terbaik yang tepat untuk masalah tersebut.
Colzato dan timnya meminta dua kelompok responden untuk melakukan tes kreativitas berpikir. Sementara itu, satu kelompok diwajibkan untuk berolahraga paling tidak empat kali seminggu, kelompok lainnya diminta tidak berolahraga.
Tes kreativitas berpikir yang dilakukan para peneliti yaitu menuliskan kaitan dari tiga kata yang tidak saling berhubungan. Mereka menemukan, kelompok responden yang melakukan olahraga memiliki skor yang lebih baik daripada kelompok lainnya.
"Aktivitas fisik baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, selama dilakukan secara rutin. Jika tidak, maka energi yang seharusnya bisa digunakan untuk bepikir justru terpakai untuk bergerak," ujarnya.
Colzato menambahkan, olahraga rutin merupakan cara sehat dan murah untuk meningkatkan kemampuan kognitif, termasuk kreativitas.
Sumber: Kompas Health
Selasa, 12 November 2013 / Health
Konsumsi anggur pengaruhi pola makan yang baik
Sedang mencoba memperbaiki pola makan? Mulai sekarang cobalah untuk selalu menyediakan anggur di rumah. Selain rasanya enak dan segar, buah anggur ternyata dapat memperbaiki gizi serta mempengaruhi pola makan kita menjadi lebih baik.
Menurut studi yang dipublikasi dalam Journal of Food Science, orang yang makan anggur cenderung mengasup nutrisi lebih banyak dan memiliki pola makan yang lebih sehat daripada mereka yang tidak. Efek ini bahkan juga terjadi dengan memakan produk-produk yang terbuat dari buah ini.
Hal tersebut muncul dari hasil analisa data National Health and Nutrition Survey. Data tersebut menunjukkan kebiasaan makan pada orang Amerika.
Mereka menemukan, pada tahun antara 2003 dan 2008, orang yang mengonsumsi anggur, kismis, atau jus anggur murni ternyata juga mengonsumsi lebih banyak buah, sayur-sayuran hijau gelap, oranye, serat, vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, dan potasium. Mereka juga lebih sedikit memakan lemak jenuh, gula tambahan, dan alkohol dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi anggur.
Para peneliti mengatakan, anggur dan kismis kaya akan serat. Sedangkan jus anggur memiliki segudang nutrisi yang membantu melawan penyakit jantung dan kanker.
Ketua peneliti studi Dr Carla McGill mengatakan, studi ini tidak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat. "Konsumsi anggur memang berhubungan dengan pola makan lebih sehat dan konsumsi nutrien yang lebih baik, namun tidak secara langsung menyebabkan demikian," jelasnya.
Sumber: Kompas Health
Menurut studi yang dipublikasi dalam Journal of Food Science, orang yang makan anggur cenderung mengasup nutrisi lebih banyak dan memiliki pola makan yang lebih sehat daripada mereka yang tidak. Efek ini bahkan juga terjadi dengan memakan produk-produk yang terbuat dari buah ini.
Hal tersebut muncul dari hasil analisa data National Health and Nutrition Survey. Data tersebut menunjukkan kebiasaan makan pada orang Amerika.
Mereka menemukan, pada tahun antara 2003 dan 2008, orang yang mengonsumsi anggur, kismis, atau jus anggur murni ternyata juga mengonsumsi lebih banyak buah, sayur-sayuran hijau gelap, oranye, serat, vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, dan potasium. Mereka juga lebih sedikit memakan lemak jenuh, gula tambahan, dan alkohol dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi anggur.
Para peneliti mengatakan, anggur dan kismis kaya akan serat. Sedangkan jus anggur memiliki segudang nutrisi yang membantu melawan penyakit jantung dan kanker.
Ketua peneliti studi Dr Carla McGill mengatakan, studi ini tidak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat. "Konsumsi anggur memang berhubungan dengan pola makan lebih sehat dan konsumsi nutrien yang lebih baik, namun tidak secara langsung menyebabkan demikian," jelasnya.
Sumber: Kompas Health
Langganan:
Postingan (Atom)



